Program Beasiswa Untuk Anak Kurang Mampu dari OT Group

Jakarta (ANTARA) – Program beasiswa bagi anak-anak kurang mampu dari perusahaan makanan Orang Tua Group (OT Group) melalui program “OT Children” terus bertambah dari semula sekitar 500 pelajar pada 2001 menjadi 1.760 siswa saat ini.

“Anak-anak mempunyai hak hidup yang sama, termasuk pendidikan,” kata Manager Humas OT Group, Yuna Eka Kristina, saat ditemui pada acara “Berbuka Puasa OT Group Bersama Anak Asuh OT Children” di Jakarta, Senin.

Yuna Eka mengatakan melalui OT Children inilah OT Group membantu anak-anak dari kalangan tidak mampu untuk meraih kesempatan yang sama sehingga dapat mengembangkan kemampuannya dan berhasil meraih cita-cita. 

“OT percaya bahwa pendidikan merupakan pilar utama bangsa dan menjadi masalah yang cukup perlu diperhatikan di bangsa Indonesia ini,” lanjut Yuna.

Banyak anak yang telah mendapatkan beasiswa pendidikan bahkan beberapa telah menyelesaikan masa sekolah mereka. Salah satunya adalah Novi yang menerima beasiswa pendidikan tersebut dari sd hingga smu.

“Saya berterima kasih kepada OT yang telah membantu membiayai pendidikan saya. Melihat pekerjaan orang tua saya yang hanya padagang mainan di pasar, rasanya tidak mungkin saya bisa mengecap pendidikan setinggi ini. Berkat bantuan OT, saya berhasil menamatkan SMU. Bahkan kini saya diterima bekerja di OT sebagai karyawan pabrik Tango,” kata Novi.

Sejak berdiri pada 2001, jumlah anak asuh OT yang semula 500 anak dan bertambah setiap tahunnya hingga 1.760 anak pada tahun ini.

“Pertambahan jumlah anak asuh pastinya berdasar pada evaluasi terlebih dahulu. Namun di tahun depan, OT menargetkan untuk menambah anak asuh menjadi 2.500 anak,” jelas Yuni.

Untuk menjadi anak asuh, sang anak harus memiliki peringkat antara 1 hingga 10. Anak asuh yang terpilih akan mendapatkan fasilitas-fasilitas berupa biaya masuk sekolah seperti uang gedung, uang tahunan untuk buku dan seragam, serta uang bulanan untuk SPP.

Anak-anak asuh yang tergabung dalam OT children adalah dari keluarga karyawan kurang mampu maupun anak-anak di lingkungan dimana pabrik atau kantor OT berada. Untuk melakukan database penerima beasiswa OT dibantu oleh pejabat rt/rw lingkungan setempat.

Kedepannya, OT berencana membuat OT children lebih berkembang dan terkoordinasi, misalnya melalui program pelatihan ekstrakurikuler dengan tujuan membuat mereka semakin maju dan mantap menatap masa depan.

sumber : http://id.berita.yahoo.com/beasiswa-bagi-anak-tak-mampu-dari-ot-053809289.html

=========================================================

Opini penulis : 

“Menurut saya, program-program beasiswa yang dilakukan baik oleh lembaga-lembaga swasta maupun pemerintahan, sangat baik tujuannya yaitu untuk mendongkrak potensi anak dalam pendidikan, terutama anak berprestasi yang kurang mampu dalam segi ekonomi. Program-program seperti ini harus berjalan secara konsisten, ya setidaknya jangan sampai kita kehilangan bibit-bibit penerus bangsa yang sebenarnya produktif, namun malah terkalahkan oleh orang-orang yang berduit. Seperti kita ketahui, biaya pendidikan tiap tahun semakin meningkat, anak yang sebenarnya memiliki prestasi malah mendapat batu sandungan ekonomi yang mengharuskan ia tidak melanjutkan sekolahnya. Saran saya, sekolah-sekolah dapat mendata ekonomi keluarga-keluarga, dan dapat menyusun tingkatan dari yang tergolong mampu, hingga golongan yang kurang. Selanjutnya diadakan potongan biaya bagi anak yang tergolong dari keluarga yang kurang mampu. Jika masih ada kendala, pihak sekolah dapat mengadakan sosialisasi untuk para keluarga yang mampu untuk melakukan bantuan yang ditujukan kepada anak yang kurang mampu di sekolahnya sendiri, ya semacam subsidi silang bisa jadi. Semoga kita semakin peka terhadap dunia pendidikan di Indonesia, dan memperjuangkan hak-hak yang seharusnya mereka dapatkan, InsyaAllah.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s